Makan Bandeng, Menyehatkan dan Mencerdaskan

A Aziz Jaziri (Researcher di PSPK UB)

Konon katanya, ikan yang paling begizi tinggi adalah ikan salmon, karena kandungan protein dalam bentuk asam amino dan lemak dalam bentuk asam lemak tak jenuh yang sangat tinggi, seperti omega-3, baik EPA maupun DHA, sehingga menempatkan ikan salmon sebagai ikan ekonomis tinggi alias mahal.  Hal ini dapat diartikan bahwa ikan yang harga jualnya mahal merupakan ikan bernutrisi tinggi! Bagaimana jenis ikan lainnya, khususnya ikan-ikan lokal yang mudah ditemukan di pasar ikan, baik dari hasil tangkapan nelayan maupun budidaya ikan di Indonesia?

Mari kita amati jenis ikan lainnya (selain ikan salmon), yang menarwarkan kandungan nutrisi tinggi. Pastinya tidak kalah kandungan protein (asam-asam amino) dan lemak (asam-asam lemak tak jenuh – omega-3, EPA dan DHA) dengan ikan salmon, dan harga jualnya jauh lebih murah, jenis ikan apakah itu? Ikan Bandeng.

Ikan bandeng adalah ikan air tawar atau air payau dengan memliki kontur  tubuh yang bulat  memanjang  dan memiliki warna kulit yang berwarna keperak-keperakan, ikan bandeng memiliki rasa yang manis dan gurih serta berwarna putih bersih. Ikan bandeng umumnya dibudidayakan di kolam maupun keramba jaring apung.

Ikan bandeng sangat familiar di kalangan masyarakat, mulai masyarakat kelas bawah, kelas menengah, maupun kelas atas. Di beberapa daerah, ikan bandeng dijadikan maskot untuk menarik perhatian seperti di daerah Sidoarjo dan Gresik, Jawa Timur, dimana setiap tahunnya diadakan sayembara bagi siapa saja yang mempunyai ikan bandeng ukuran besar dan nantinya dilelelang, bahkan harga 4 ekor ikan bandeng yang dileleng mencapai 4 miliyar rupiah. Selain itu, Ikan bandeng juga menjadi suguhan pada hari raya imlek bagi masyarakat Tionghoa.

Ikan bandeng dapat ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket dengan harga jual yang bervariasi mulai dari Rp 30.000 hingga Rp 60.000. Jika ingin menikmati masakan ikan bandeng, bisa pergi ke warung maupun restoran terdekat yang menyediakan munu khas ikan bandeng. Olahan ikan bandeng yang berkembang di masyarakat seperti otak-otak bandeng, bandeng semur bali, bandeng asap, dan bandeng presto. Bahkan sekarang tidak perlu khawatir dengan keberadaan duri di dalam dagingnya, ikan bandeng sudah bisa ditemukan dalam keadaan tanpa duri atau lebih dikenal sebagai ikan bandeng tanpa duri.

Nah, sekarang apa sih rahasia kelezatan ikan bandeng? Ikan bandeng sarat akan kandungan gizi yang baik untuk meningkatkan kesehatan dan kecerdasan, mulai dari kandungan protein galam bentuk asam-asam amino, lemak yang berupa asam-asam lemak tak jenuh yang sangat dibutuhkan untuk perkembangan otak, yaitu omega-3 baik EPA maupun DHA, mineral, dan vitamin. Menurut Balai Pengembangan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan, ikan bandeng mengandung protein sebanyak 20,38%; omega-3 sebanyak 14,2%; kalsium sebanyak 4,89%, fosfor sebanyak 53 mg% dan kalori sebanyak 820.60 kal.

Sementara itu, kalau kita bandingkan kandungan asam-asam amino ikan bandeng, baik itu ikan bandeng yang dibudidayakan di air tawar maupun ikan bandeng yang dibudidayakan di air payau dapat dilihat pada Tabel 1. Berdasarkan komposisinya, ikan bandeng air tawar berbeda dengan ikan bandeng air payau. Komposisi asam amino glutamat sebesar 1,368% pada air tawar dan 1,268% pada air payau, hal ini yang menyebabkan ikan bandeng digemari oleh masyarakat karena mempunyai rasa yang sangat lezat dan gurih.

 

                                                       Tabel.Kandungan Asam Amino di Bandeng

Jenis asam amino                                            Hasil ( % )
  Tawar Payau
Asam aspartate 0,744 0,790
Asam glutamate 1,386 1,268
Serin 0,244 0,293
Glisin 0,236 0,272
Histidin 0,564 0,485
Arginin 0,246 0,289
Treonin 0,422 0,448
Alanin 0,802 0,783
Prolin 0,434 0,406
Tirosin 0,298 0,260
Valin 0,378 0,472
Methionin 0,248 0,223
Sistein 0,160 0,136
Isoleusin 0,350 0,352
Leusin 0,782 0,671
Phenilalanin 0,364 0,338
Lisin 0,674 0,527

Sumber: Hafiludin, 2015

Perbedaan komposisi asam amino pada daging ikan bandeng disebabkan karena beberapa faktor yaitu faktor intern meliputi umur, ukuran, kondisi ikan dan faktor eksternal yaitu lingkungan (habitat). Ilmuan menjelaskan bahwa pada daging merah dan daging putih, organ hati, jantung dan organ lainnya pada ikan bandeng terdapat komposisi asam amino yang berbeda beda pula. Kandungan asam amino tertinggi untuk daging merah dan daging putih ikan bandeng yaitu pada histidin dan taurine.

Fungsi dari asam amino adalah:

  • Fenilalanin: Membantu dalam meningkatkan daya memori dan juga membantu untuk menjaga sistem saraf yang sehat
  • Valin: Membantu dalam pertumbuhan otot.
  • Treonin: Meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.
  • Tryptophan: Memainkan peran penting dalam menjaga nafsu makan kita.
  • Isoleusin: Memainkan peran penting dalam sintesis hemoglobin dan merupakan komponen utama dari RBC (sel darah merah)
  • Metionin: Membantu dalam menjaga kulit yang baik dan sehat.
  • Leusin: Meningkatkan sintesis hormon pertumbuhan.
  • Lysine: Mereka terlibat dalam sintesis enzim dan hormon lainnya.
  • Histidin: Membantu dalam produksi dan sintesis dari RBC (sel darah merah) dan WBC (sel darah putih)
  • Alanin: Membantu dalam penghapusan racun dari tubuh kita.
  • Sistein: Menyediakan resistensi terhadap tubuh kita dan menghambat pertumbuhan rambut, kuku dan lain-lain.
  • Sistin: Berfungsi sebagai antioksidan dan melindungi tubuh kita terhadap radiasi dan polusi.
  • Glutamin: Hal ini diperlukan untuk sintesis RNA dan DNA.
  • Glycine: Ini bertindak sebagai neurotransmitter dan memainkan peran penting dalam penyembuhan luka.
  • Glutamat: Membantu dalam penghapusan racun dari tubuh kita.
  • Arginin: Ini mempromosikan biosintesis protein.
  • Tirosin: Hal ini memainkan peran penting dalam produksi hormon T3 dan T4 tiroid.
  • Serin: Membantu dalam pertumbuhan otot.
  • Asparagin: Membantu dalam formasi purin dan pirimidin untuk sintesis DNA.
  • Asam aspartat: Hal ini mirip dengan asam amino asparagines. Mempromosikan sintesis asam amino lainnya.
  • Prolin: Membantu dalam regenerasi kulit baru.

 

Selain kandungan asam-asam amino, ikan bandeng juga mengandung asam-asam lemak, khususnya asam-asam lemak omega-3. Menurut penelitian Balai Pengembangan dan Penelitian Mutu Perikanan tahun 1996 kandungan omega-3 Bandeng sebesar 14.2 % sedangkan ikan lainnya seperti ikan lemuru hanya mengandung 3,9 % omega-3, ikan salmon 2,6 % dan ikan tuna hanya 0,2 %. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa asam lemak omega-3 merupakan jenis lemak tak jenuh ganda yang tidak bisa diproduksi tubuh manusia. Omega-3 penting sebagai asam lemak esensial yang terbentuk dari asam lemak seperti EPA (eicosapentaenoic acid), DHA (docosahexaenoic acid), dan ALA (A-linolenat).

Adapun manfaat dari omega-3 adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan Daya Ingat

Omega-3 termasuk asupan makanan otak yang berperan penting dalam perkembangan membran sel di sistem neurologis otak dan juga jalan sinyal. Secara medis sudah teruji omega-3 mampu mengoptimalkan perkembangan memori otak baik pada anak-anak maupun orang dewasa. Hal ini berarti kebutuhan omega-3 baik dipenuhi khususnya bagi Anda yang merasa mudah lupa.

2. Mengurangi Resiko Sakit Jantung

Berdasarkan hasil penelitian diketahui omega 3 juga dapat mengurangi resiko sakit jantung dan beberapa penyakit kronis yang berkaitan dengan kesehatan jantung. Hal ini karena omega 3 dapat meningkatkan kekenyalan atau elastisitas pembuluh arterial. Dengan demikian risiko sakit darah tinggi dan aritmia atau detak jantung yang tidak normal bisa diminimalisir.

3. Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi

Manfaat asam lemak omega-3 selanjutnya diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol yang tinggi. Dalam hal ini omega-3 akan membantu meningkatkan kadar kolesterol baik dan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh. Manfaat ini pun memungkinkan Anda terhindar dari sejumlah penyakit kronis yang mengancam.

4. Menjaga Kesehatan Mata

Asupan nutrisi yang sudah cukup populer menjaga kesehatan mata tidak lain adalah vitamin A. Namun, tahukah bahwa manfaat vitamin A ini juga dimiliki oleh asam lemak omega 3. Berdasarkan hasil penelitian bahkan diketahui omega-3 menjadi salah satu komponen utama dalam retina. Omega 3 dapat menjaga kesehatan mata dan meningkatkan penglihatan secara umum.

5. Mengurangi Depresi

Omega-3 mampu mengurangi masalah depresi ringan. Asam lemak omega-3 akan membantu meningkatkan efektivitas obat. Omega 3 bekerja dengan mempengaruhi organ otak, namun memiliki cara yang berbeda dibanding obat anti depresi pada umumnya.

6. Mengurangi Rasa Nyeri Haid

Omega 3 memiliki manfaat mengurangi rasa nyeri ketika haid. Dari hasil sebuah penelitian yang melibatkan sejumlah wanita didapati omega 3 efektif mengurangi nyeri haid, karena dapat mengurangi kadar prostaglandin yang cenderung meningkat selama haid. Kadar prostaglandin yang tinggi inilah yang dapat memicu kejang otot dan kontraksi rahim.

7. Mengurangi Risiko Pembekuan Darah

Sifat antikoagulan asam lemak 3, merupakan zat yang ampuh mencegah terjadinya pembekuan darah. Sifat antikoagulan itulah yang diketahui dapat mempengaruhi trombosit dalam pembekuan darah. Alhasil sirkulasi darah cenderung lebih lancar dan akan terhindar dari risiko pembekuan darah yang memicu terjadinya stroke.

8. Meningkatkan Penyerapan Vitamin yang Larut dalam Lemak

Sejumlah vitamin yang terdapat dalam makanan, ada yang bisa larut dalam lemak, manfaat vitamin D, manfaat vitamin E, vitamin K dan vitamin A. Keempat vitamin tersebut pun dibutuhkan tubuh untuk menjaga kesehatan kulit dan mata, menjaga kesehatan tulang dan gigi, melawan infeksi, mempercepat pembekuan darah bila didapati luka lecet, dan menjaga kestabilan sirkulasi darah menuju jantung.

9. Mencegah Kanker Kulit

Berdasar penelitian yang di lakukan The University of Manchester didapati bahwa mengkonsumsi manfaat minyak ikan, yang kaya kandungan omega 3 dapat menjaga kulit dari risiko kanker kulit. Seseorang yang rutin memenuhi asupan omega 3 memiliki sistem imun yang lebih tinggi, sehingga kulit akan menjadi cukup kuat terhadap paparan sinar radiasi matahari dan sinar UV.

10. Menurunkan Trigliserida

Bagi yang memiliki risiko menderita sakit diabetes, tentunya akan lebih baik untuk memenuhi asupan omega 3. Hal ini karena manfaatnya yang ampuh menurunkan kadar trigliserida dan juga apoproteins. Tidak perlu khawatir karena tidak ada efek negatif terkait terhadap kadar gligemik. Jadi sangat bermanfaat bagi penderita diabetes. Secara lebih lanjut omega 3 juga mampu mencegah risiko diabetic retinopathy.

Setelah mengetahui kandungan gizi ikan bandeng, baik asam-asam amino maupun asam-asam lemak tak jenuh (omega-3), maka tidak perlu ragu lagi mengonsumsi ikan bandeng. Mari kita budayakan makan ikan supaya tubuh kita sehat dan makan ikan dapat mencerdaskan

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top