Teknologi Green House Tunnel PSPK-UB Jadi Rujukan KKP

Setelah sukses dengan penerapan teknologi pengaraman yang memanfaatkan metode Green House Tunnel dan panen raya garam di musim Hujan di Desa Leranwetan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban pada 26 Desember 2018. Kini Pusat Studi Pesisir dan Kelautan diundang oleh Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut KKP untuk memaparkan hasil teknologi pengaram yang sudah diterapkan di Kabupaten Tuban pada Selasa, (08/01/2019) di Jakarta Pusat. Kegiatan ini pertama kali dilakukan oleh KKP sekaligus PSPK-UB merupakan lembaga pertama yang diundang untuk mempresentasikan hasil teknologi yang diterapkan. Kegiatan ini dihadiri oleh Andi Kurniawan dan gatot ardian (peneliti PSPK UB) juga turut hadir Budi (petambak garam) serta perwakilan PT. Kencana Gemilang dan Kasubdit Pemanfaatan Air Laut dan Biofarmakalogi KKP.

 

Pada pemaparan kali ini, Andi Kurniawan memaparkan konsep dasar dan proses penelitian ini bermulai. Teknologi ini awalnya muncul untuk menjawab permasalahan produksi garam yang rendah serta miliki kualitas yang dibawah rata-rata. Sehingga penerapan teknologi ini untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas produksi garam yang ada petambak garam. Setelah sukses dengan penelitian tersebut, kini konsep baru dengan Teknologi Green House Tunnel sepanjang tahun. “Teknologi Green House Tunnel bisa membuat produksi garam tetap dapat dilakukan pada saat musim hujan. Produksi ini benar-benar melakukan semua proses produksi di musim hujan, bukan sekedar mengkristalkan air tua yang diproduksi di musim kemarau pada saat musim hujan. Penerapan teknologi ini dan menggabungkannya dengan strategi produksi garam sepanjang tahun, maka produksi garam yang bisa didapatkan lebih banyak dari produksi garam dengan metode konvensional” ungkap  Andi.

Mohamad Zaki Mahasin selaku Kasubdit Pemanfaatan Air Laut dan Biofarmakologi stelah mendapatkan penjelasan konsep dasar penelitian dari Andi Kurniawan terkait teknologi Green House Tunnel menyampaikan bahwa konsep dasar dan pemaparan teknologi produksi garam yang diterapkan oleh Pusat Studi pesisir dan kelautn Universitas Brawijaya dapat diterima dengan baik. Tak hanya itu saja pada kesempatan ini juga KKP menjalin kerjasama dengan PSPK-UB untuk menjadikan Teknologi Green House Tunnel PSPK-UB menjadi salah satu rujukan untuk menentukan kebijakan yang akan diterapkan oleh KKP.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top