Tim Universitas Brawijaya Kembangkan Inovasi Teknologi RAS-AT untuk Pembenihan Ikan Lele Unggulan Daerah Tuban

Tuban – Pemerintah Kabupaten Tuban bersama dengan Tim Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) Universitas Brawijaya yang diketuai oleh Andi Kurniawan, D.Sc melakukan kerjasama dengan Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Parikesit di Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban untuk meningkatkan pembenihan ikan lele unggulan di daerah tersebut dengan menggunakan Inovasi Teknologi Recirculation Aquaculture System – Acclimation Treatment (RAS – AT), CPIB dan Pengangkutan Benih Untuk Mendukung Benih Lele Sebagai Produk Unggulan Desa Sumurgung, Kabupaten Tuban.

Kegiatan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) ini merupakan kegiatan pengabdian masyarakat yang didukung oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi. Kegiatan ini dilakukan 8 bulan terhitung sejak 12 Maret sampai dengan 16 November 2019.

Tujuan penerapan teknologi ini adalah untuk mengatasi permasalahan dalam mengembangkan pembenihan lele yaitu kendala teknis pembenihan menyangkut pengolahan air dan limbah. Berdasarkan survei yang telah dilakukan oleh Tim ini, perlu adanya induksi teknologi pengolahan air dan limbah untuk meningkatkan produksi pembenihan lele dengan pengaplikasian teknologi Recirculation Aquaculture System (RAS) yang dipadukan dengan Acclimatization Treatment (AT) dalam pembenihan lele.

Menurut Andi, sistem teknologi Recirculation Aquaculture System (RAS) yang dipadukan dengan Acclimatization Treatment (AT) ini penggunaan air menjadi lebih hemat, mencegah pencemaran limbah budidaya, dan meningkatkan produksi benih lele. “RAS membuat air dalam pembenihan dapat dimanfaatkan kembali, dan akan memperkuat penerapan AT dalam menghasilkan benih lele unggul” ungkap Andi (6/09/2019).

Peran masyarakat desa Sumurgung dalam penerapan Program Pengembangan Produk Unggulan Daerah (P3UD) ini menjadi sangat penting terutama dalam mengatasi permasalahan yang ada di mitra. Harsono selaku Ketua Pokdakan Parikesit menyampaikan bahwa progam ini sangat membantu anggotanya untuk meningkatkan keberhasilan proses pembenihan ikan lele, dan berharap Universitas Brawijaya meneruskan program pendampingan yang sudah dilakukan. Kelompok ini juga sudah berhasil mengembangkan secara mandiri teknologi yang dihasilkan dalam yang lain.

Tinggalkan Komentar

Scroll to Top